CIBINONG – Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengungkapkan, kehadiran Sekolah Rakyat di Kecamatan Jasinga menjadi salah satu langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dalam memperkuat pemerataan akses pendidikan, khususnya bagi masyarakat di wilayah Bogor Barat.
Rudy menjelaskan, pemilihan Kecamatan Jasinga sebagai lokasi Sekolah Rakyat dilakukan secara strategis dengan mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan masyarakat. Jasinga yang berada di wilayah perbatasan Kabupaten Bogor dengan Kabupaten Lebak, Banten, dinilai membutuhkan penguatan akses dan infrastruktur pendidikan.
“Kami tempatkan di Kecamatan Jasinga, berbatasan dengan Lebak, Banten. Karena kita tidak menampik bahwa infrastruktur pendidikan, selain di wilayah timur, di wilayah barat juga cukup tertinggal,” ujar Rudy.
Menurutnya, Sekolah Rakyat tidak hanya memberikan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, tetapi juga menghadirkan dukungan secara terintegrasi. Para siswa mendapatkan fasilitas pendidikan sekaligus tinggal di asrama dan memperoleh kebutuhan makan tiga kali sehari.
Program tersebut juga memberikan perhatian terhadap kondisi keluarga siswa. Rumah orang tua yang dinilai tidak layak dapat memperoleh dukungan perbaikan melalui Kementerian Sosial. Selain itu, keluarga juga berpeluang mendapatkan bantuan untuk pengembangan usaha.
“Anak-anak yang dari keluarga miskin kita sekolahkan, kita tempatkan di asrama, makan tiga kali sehari, kemudian fasilitas pendidikannya kita berikan. Rumah orang tuanya kalau tidak layak kita perbaiki, kemudian orang tuanya kita berikan bantuan usaha,” jelasnya.
Rudy menambahkan, Sekolah Rakyat di Jasinga mencakup jenjang pendidikan SD, SMP hingga SMA. Fasilitas yang disiapkan juga dirancang untuk memberikan lingkungan belajar yang memadai bagi para siswa.
Kabupaten Bogor sendiri direncanakan memiliki dua lokasi Sekolah Rakyat. Selain di Jasinga, Sekolah Rakyat juga direncanakan hadir di wilayah Bogor Timur.
Rudy menegaskan, penempatan Sekolah Rakyat di Jasinga merupakan bagian dari komitmen Pemkab Bogor untuk memastikan pembangunan dan pelayanan pendidikan dapat dirasakan secara lebih merata oleh masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Bogor.
“Sekolah Rakyat kita tempatkan di Kecamatan Jasinga sebagai wujud sayang kita terhadap masyarakat Kabupaten Bogor, khususnya wilayah barat,” ungkapnya.
Ia berharap keberadaan Sekolah Rakyat dapat membuka kesempatan yang lebih luas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh pendidikan berkualitas sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Bogor.(TIM KOMUNIKASI PUBLIK / DISKOMINFO KABUPATEN BOGOR)
Rudy menjelaskan, pemilihan Kecamatan Jasinga sebagai lokasi Sekolah Rakyat dilakukan secara strategis dengan mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan masyarakat. Jasinga yang berada di wilayah perbatasan Kabupaten Bogor dengan Kabupaten Lebak, Banten, dinilai membutuhkan penguatan akses dan infrastruktur pendidikan.
“Kami tempatkan di Kecamatan Jasinga, berbatasan dengan Lebak, Banten. Karena kita tidak menampik bahwa infrastruktur pendidikan, selain di wilayah timur, di wilayah barat juga cukup tertinggal,” ujar Rudy.
Menurutnya, Sekolah Rakyat tidak hanya memberikan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, tetapi juga menghadirkan dukungan secara terintegrasi. Para siswa mendapatkan fasilitas pendidikan sekaligus tinggal di asrama dan memperoleh kebutuhan makan tiga kali sehari.
Program tersebut juga memberikan perhatian terhadap kondisi keluarga siswa. Rumah orang tua yang dinilai tidak layak dapat memperoleh dukungan perbaikan melalui Kementerian Sosial. Selain itu, keluarga juga berpeluang mendapatkan bantuan untuk pengembangan usaha.
“Anak-anak yang dari keluarga miskin kita sekolahkan, kita tempatkan di asrama, makan tiga kali sehari, kemudian fasilitas pendidikannya kita berikan. Rumah orang tuanya kalau tidak layak kita perbaiki, kemudian orang tuanya kita berikan bantuan usaha,” jelasnya.
Rudy menambahkan, Sekolah Rakyat di Jasinga mencakup jenjang pendidikan SD, SMP hingga SMA. Fasilitas yang disiapkan juga dirancang untuk memberikan lingkungan belajar yang memadai bagi para siswa.
Kabupaten Bogor sendiri direncanakan memiliki dua lokasi Sekolah Rakyat. Selain di Jasinga, Sekolah Rakyat juga direncanakan hadir di wilayah Bogor Timur.
Rudy menegaskan, penempatan Sekolah Rakyat di Jasinga merupakan bagian dari komitmen Pemkab Bogor untuk memastikan pembangunan dan pelayanan pendidikan dapat dirasakan secara lebih merata oleh masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Bogor.
“Sekolah Rakyat kita tempatkan di Kecamatan Jasinga sebagai wujud sayang kita terhadap masyarakat Kabupaten Bogor, khususnya wilayah barat,” ungkapnya.
Ia berharap keberadaan Sekolah Rakyat dapat membuka kesempatan yang lebih luas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh pendidikan berkualitas sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Bogor.(TIM KOMUNIKASI PUBLIK / DISKOMINFO KABUPATEN BOGOR)