CIBINONG – Bupati Bogor Rudy Susmanto melepas bantuan kemanusiaan untuk korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Gerakan Kabupaten Bogor Peduli di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Rabu (2/9/2026).
Bantuan yang dihimpun dari donasi masyarakat Kabupaten Bogor tersebut terdiri atas bantuan uang tunai sebesar Rp500 juta dan bantuan barang yang dibutuhkan lainnya. Bantuan akan disalurkan ke Kabupaten Manggarai Barat dan Kabupaten Manggarai Timur, NTT, yang menjadi wilayah terdampak bencana.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengatakan, pengiriman bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian dan gotong royong masyarakat Kabupaten Bogor terhadap saudara-saudara yang sedang tertimpa bencana.
“Walaupun NTT jauh dari Kabupaten Bogor, inilah cara kita membangun bangsa bersama-sama dari Sabang sampai Merauke. Di NTT sakit, tentunya Bogor juga merasakan sakit yang sama,” ujar Rudy.
Menurutnya, bantuan tersebut diberikan bukan karena Kabupaten Bogor sedang dalam kondisi bebas dari bencana. Saat ini, Kabupaten Bogor juga masih menghadapi bencana kekeringan yang telah berlangsung lebih dari satu bulan.
Namun demikian, kondisi tersebut tidak menjadi alasan bagi masyarakat Kabupaten Bogor untuk menutup kepedulian terhadap daerah lain yang sedang mengalami musibah.
“Saya sudah sampaikan kepada rekan-rekan bahwa kita memberikan bantuan ini bukan dalam kondisi Bogor yang baik-baik saja. Bogor juga sedang dilanda bencana yang sama, yaitu bencana kekeringan,” katanya.
“Tetapi ketika kita juga sedang dilanda bencana, kita tidak hanya berfokus pada diri kita sendiri. Masyarakat kita urus, dan wilayah lain juga merupakan saudara kita,” lanjut Rudy.
Rudy menjelaskan, bantuan yang dikirimkan tidak semata-mata berdasarkan inisiatif dari Kabupaten Bogor. Sebelum bantuan disiapkan, BPBD dan PMI Kabupaten Bogor telah berkoordinasi dengan BNPB serta BPBD di wilayah NTT untuk mengetahui kebutuhan masyarakat terdampak.
Dengan demikian, jenis bantuan yang dikirim disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan, mulai dari bahan kebutuhan pokok, perlengkapan pribadi, kasur, perlengkapan bayi, sarana kesehatan hingga mainan anak.
Salah satu bantuan yang dinilai menarik adalah pengiriman boneka yang diproduksi oleh pelaku UMKM Kabupaten Bogor. Bantuan tersebut diberikan untuk membantu anak-anak korban bencana mengurangi trauma dan kembali mendapatkan suasana keceriaan setelah mengalami bencana.
“Kita mengirimkan bantuan berupa boneka. Kami mengucapkan terima kasih kepada para pelaku UMKM di Kabupaten Bogor yang memproduksi boneka. Kebetulan di NTT juga membutuhkan bantuan berupa mainan anak-anak untuk membantu menghilangkan trauma pada anak-anak yang terdampak bencana,” ungkapnya.
Rudy menilai bantuan tersebut mungkin terlihat sederhana, tetapi dapat memberikan dampak bagi anak-anak yang tengah menghadapi situasi sulit akibat bencana.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bogor, Ade Hasrat menjelaskan, bantuan Gerakan Kabupaten Bogor Peduli merupakan tindak lanjut Surat Edaran Bupati Bogor Nomor 300/675 tanggal 18 Agustus 2026 yang mengimbau perangkat daerah, organisasi kemasyarakatan dan masyarakat untuk berpartisipasi memberikan bantuan bagi korban bencana.
Berdasarkan rekapitulasi donasi yang terkumpul, bantuan uang tunai sebesar Rp500 juta akan dibawa oleh tim Kabupaten Bogor dan digunakan sesuai kebutuhan masyarakat terdampak di lokasi bencana.
Selain bantuan uang, terkumpul pula berbagai bantuan barang, diantaranya beras, pasta gigi, sikat gigi, sabun, popok, kasur sebanyak 75 buah, boneka anak dan berbagai kebutuhan lainnya.
“Bantuan yang terkumpul berupa makanan, kebutuhan pribadi seperti popok dan perlengkapan lainnya, serta logistik seperti kasur dan kebutuhan lainnya,” kata Ade.
Untuk pengiriman logistik, dua kendaraan truk BPBD Kabupaten Bogor membawa bantuan menuju Bandara Halim Perdanakusuma. Bantuan tersebut selanjutnya akan diangkut menggunakan pesawat Hercules yang disiapkan BNPB.
Ketua PMI Kabupaten Bogor, Indra Fermanto menambahkan, donasi terbesar berasal dari masyarakat Kabupaten Bogor, selain kontribusi dari sejumlah perangkat daerah, kecamatan dan berbagai stakeholder lainnya.
“Donasi ini murni berasal dari masyarakat Kabupaten Bogor sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” ujar Indra.
Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, PMI bersama BPBD, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan perwakilan media juga memberangkatkan tim berjumlah tujuh orang.
Tim tersebut terdiri dari dua orang BPBD, dua orang PMI, dua orang Dinas Sosial, serta satu orang perwakilan media. Tim akan berada di NTT selama kurang lebih satu minggu dan menyerahkan bantuan secara langsung di Kabupaten Manggarai Barat dan Kabupaten Manggarai Timur.
Gerakan Kabupaten Bogor Peduli sendiri sebelumnya telah menyalurkan bantuan untuk sejumlah wilayah terdampak bencana, termasuk Aceh, Sumatra, Bandung Barat dan beberapa lokasi bencana di Kabupaten Bogor.(TIM KOMUNIKASI PUBLIK / DISKOMINFO KABUPATEN BOGOR)