CILEUNGSI – Bupati Bogor Rudy Susmanto mengapresiasi berbagai kebijakan dan program Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang dinilai telah membawa perubahan nyata bagi masyarakat Kabupaten Bogor. Dukungan pemerintah pusat di berbagai sektor, mulai dari pendidikan hingga pemenuhan gizi masyarakat, menjadi bagian penting dalam mendorong percepatan pembangunan daerah.
 
Rudy menyampaikan, perhatian Presiden Prabowo terhadap pembangunan daerah telah diwujudkan melalui sejumlah program yang manfaatnya mulai dirasakan masyarakat. Salah satunya melalui program revitalisasi infrastruktur pendidikan.
 
“Walaupun belum bisa dituntaskan 100 persen, dalam kurun waktu dua tahun masa kepemimpinan beliau, dari sekitar 1.480 sekolah dasar yang ada di Kabupaten Bogor, lebih dari 100 sekolah telah mendapatkan program revitalisasi dari pemerintah pusat,” terang Rudy
 
Artinya, lanjut Rudy, dalam dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo, Kabupaten Bogor sudah mendapatkan bantuan revitalisasi lebih dari 10 persen dari total sekolah dasar yang ada. Sisanya tentu menjadi kewajiban pemerintah kabupaten untuk ikut mengentaskan secara bersama-sama.

Selain pembenahan infrastruktur sekolah, dukungan pemerintah pusat juga diwujudkan melalui bantuan Papan Interaktif Digital (PID) untuk mendorong transformasi pembelajaran berbasis teknologi. Peningkatan fasilitas sanitasi sekolah serta pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
 
Menurut Rudy, program MBG bahkan memberikan manfaat lebih luas karena tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan gizi anak-anak, tetapi juga menggerakkan perekonomian masyarakat melalui penyerapan hasil pertanian dan peningkatan aktivitas perdagangan di pasar tradisional.
 
"Terima kasih banyak kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto. Inilah yang namanya bekerja nyata, tidak banyak bicara, tetapi hasil kerjanya bisa dirasakan hingga ke pelosok daerah," ungkap Rudy.
 
Ia menegaskan, berbagai capaian tersebut merupakan hasil dari sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Namun, masih terdapat sejumlah pekerjaan pembangunan yang harus diselesaikan secara bertahap, mulai dari infrastruktur pendidikan, jalan, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.
 
Rudy mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bogor berkomitmen untuk terus menyelaraskan program pembangunan daerah dengan kebijakan pemerintah pusat. Kolaborasi tersebut diperlukan agar berbagai kebutuhan masyarakat dapat ditangani secara berkelanjutan.
 
"Penyelesaian ini tidak mungkin dilakukan hanya dalam waktu satu tahun. Masih ada tiga tahun ke depan untuk terus berkolaborasi antara pemerintah kabupaten dan pemerintah pusat dalam menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan. Mulai dari infrastruktur pendidikan, jalan, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia. Semuanya harus kita benahi dan sempurnakan bersama-sama," jelasnya.
 
Lebih lanjut, Rudy menilai dukungan masyarakat menjadi salah satu kekuatan terbesar bagi keberhasilan pembangunan. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berpartisipasi melalui dukungan, kritik, saran, dan masukan yang konstruktif bagi pemerintah.
 
"Saya yakin, semangat yang dimiliki Bapak Presiden untuk membangun Indonesia juga menjadi semangat pemerintah daerah. Dukungan dan kekuatan terbesar bagi Presiden Republik Indonesia, para gubernur, maupun para bupati dan wali kota adalah dukungan dari masyarakat," tuturnya.
 
Ia menegaskan, Pemkab Bogor akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat dalam mewujudkan pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
 
“Semoga sinergi yang telah terbangun dapat terus berlanjut sehingga Kabupaten Bogor dan Indonesia semakin maju, aman, adil, dan Makmur,” pungkasnya.(TIM KOMUNIKASI PUBLIK / DISKOMINFO KABUPATEN BOGOR)