CIBINONG – Bupati Bogor Rudy Susmanto hari ini menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) sekaligus melakukan serah terima lahan untuk pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di TPST Galuga, Rabu (16/9/2026).
Penandatanganan tersebut menjadi tahapan penting Pemerintah Kabupaten Bogor bersama PT Weiming Nusantara Bogor New Energy dalam merealisasikan pengolahan sampah berbasis teknologi modern di Galuga. Kegiatan ini sekaligus menjadi persiapan menuju ground breaking pembangunan PSEL yang akan dilaksanakan Kamis (17/9/2026).
Bupati Rudy Susmanto mengatakan, hari ini merupakan momentum penting karena kerja sama yang selama ini dipersiapkan mulai diwujudkan melalui penandatanganan dokumen kerja sama dan serah terima lahan.
“Alhamdulillah hari ini kita telah menandatangani perjanjian kerja sama dan serah terima lahan untuk pengolahan sampah menjadi energi listrik di TPA Galuga. Besok, insyaallah, kita akan melaksanakan ground breaking atau peletakan batu pertama pembangunan pabrik pengolahan sampah menjadi energi listrik,” ujar Rudy.
Menurut Rudy, pembangunan PSEL Galuga menjadi langkah bersama Pemerintah Kabupaten Bogor, Pemerintah Kota Bogor, pemerintah pusat, Danantara, serta pihak terkait lainnya dalam mendorong sistem pengelolaan sampah yang lebih modern.
PSEL tersebut direncanakan dibangun pada lahan awal sekitar 10 hektare dengan nilai investasi awal sekitar 160 juta dolar AS. Sementara itu, terdapat investasi awal dari Danantara sekitar Rp600 miliar yang akan mendukung pengembangan program tersebut.
Ia mengatakan, kawasan Galuga memiliki tantangan besar karena selama sekitar 34 tahun menjadi lokasi penanganan sampah. Karena itu, melalui kerja sama hari ini, pemerintah ingin memastikan pengelolaan sampah ke depan dilakukan secara lebih profesional dan modern.
“Ini menjadi sebuah momentum, menjadi semangat kita bersama untuk memberikan harapan ke depan yang lebih baik bagi Pemerintah Kabupaten Bogor, khususnya masyarakat Bogor Barat yang selama 34 tahun selalu mencium bau kurang sedap dan merasakan dampak lingkungan,” katanya.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Danantara, PT Weiming Nusantara Bogor New Energy, serta seluruh pihak yang telah mendukung terwujudnya program tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bogor, kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya. Tanpa Danantara, program ini tidak akan pernah bisa berjalan. Hari ini mimpi itu mulai menjadi kenyataan dan menjadi harapan baru bagi masyarakat Kabupaten Bogor,” imbuhnya.
(Tim Komunikasi Publik/Diskominfo Kabupaten Bogor)