CIBUNGBULANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor menggunakan embung air yang dilengkapi sistem nozzle otomatis sebagai bagian dari upaya pendinginan kawasan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Galuga, Kecamatan Cibungbulang.

Petugas BPBD Kabupaten Bogor, Muhidin, menjelaskan, sistem tersebut berfungsi melakukan penyiraman secara otomatis dengan memanfaatkan air yang ditampung di dalam embung. Air kemudian dialirkan menuju nozzle yang berputar untuk membasahi area yang telah ditentukan.

“Intinya sama dengan pemadam. Pemadam juga melakukan pendinginan, kita juga sama. Kita menggunakan embung, nanti dialirkan ke nozzle yang berputar. Fungsinya sama, untuk pendinginan,” ujar Muhidin.

Ia menjelaskan, sistem pendinginan tersebut bekerja secara otomatis. Air yang digunakan berasal dari tangki yang kemudian dialirkan ke embung. Dari embung, air selanjutnya dialirkan menuju nozzle yang berputar di titik yang telah ditentukan.

“Sumbernya kita dari sana juga. Kita alirkan dari tangki ke embung, dari embung langsung ke nozzle yang berputar di sana,” jelasnya.

Menurut Muhidin, penempatan nozzle telah ditentukan berdasarkan titik-titik yang membutuhkan pendinginan. BPBD saat ini memiliki dua titik embung dengan sistem penyiraman otomatis, sementara proses pendinginan secara mobile dilakukan oleh petugas pemadam kebakaran.

“Kita sudah tentukan titiknya. Ada dua titik oleh BPBD, untuk pendinginan yang mobile dilakukan oleh pemadam,” katanya.

Muhidin menambahkan, sistem embung dan nozzle otomatis tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga proses pendinginan tetap berlangsung di kawasan TPA Galuga.

Ia berharap kondisi cuaca turut mendukung proses penanganan. Menurutnya, hujan akan membantu mempercepat proses pendinginan sekaligus membuat penyiraman lebih merata di kawasan TPA Galuga.

“Kalau hujan, kita cepat juga. Kita memang berharap ada hujan. Kalau ada hujan, kita cepat selesai. Mudah-mudahan hujan cepat turun dan pendinginannya merata,” tandasBOGO(TIM KOMUNIKASI PUBLIK / DISKOMINFO KABUPATEN BOGOR)