CIBINONG, 15 September 2025 — Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Bogor menerima audiensi dari Organisasi Kemasyarakatan Anak Rantau Sumatera (ARS), yang dilaksanakan di Aula Wawasan Nusantara, Bakesbangpol Kabupaten Bogor. Audiensi ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antara pemerintah daerah dengan komunitas masyarakat perantau yang tergabung dalam ARS.
Ketua Umum ARS, Bambang Setiawan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Ormas Anak Rantau Sumatera memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, memelihara nilai-nilai budaya yang luhur, serta ikut berkontribusi dalam pembangunan di Kabupaten Bogor.
“ARS wajib melaksanakan kegiatan sesuai tujuan organisasi, menjaga persatuan dan kesatuan, memelihara nilai-nilai luhur, dan berkontribusi terhadap pembangunan Kabupaten Bogor untuk mewujudkan Kabupaten Bogor Istimewa Gimilang Kuta Udaya Wangsa,” ujarnya.
Ia juga berharap audiensi ini dapat menjadi jembatan komunikasi antar suku di wilayah Bogor serta menjadi awal dari kerja sama yang erat dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang kondusif dan harmonis.
Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Bogor, Ferdinando Selmi Pardede, bersama Kepala Bidang Kesbao, Tubagus Lucky Surya, menyambut baik audiensi tersebut dan menyampaikan apresiasi atas inisiatif ARS. Ferdinando menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah dan organisasi masyarakat sangat penting dalam mendukung program-program pembangunan yang inklusif.
“Kerja sama dan koordinasi lintas sektor harus terus dikuatkan agar kebutuhan masyarakat dapat dijembatani dengan baik oleh kebijakan dan program pemerintah,” tuturnya.
Audiensi ini diharapkan menjadi awal dari hubungan yang lebih erat antara Bakesbangpol dan Ormas ARS, sebagai bentuk dukungan bersama terhadap pemerintahan yang inklusif, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat Kabupaten Bogor.
Ketua Umum ARS, Bambang Setiawan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Ormas Anak Rantau Sumatera memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, memelihara nilai-nilai budaya yang luhur, serta ikut berkontribusi dalam pembangunan di Kabupaten Bogor.
“ARS wajib melaksanakan kegiatan sesuai tujuan organisasi, menjaga persatuan dan kesatuan, memelihara nilai-nilai luhur, dan berkontribusi terhadap pembangunan Kabupaten Bogor untuk mewujudkan Kabupaten Bogor Istimewa Gimilang Kuta Udaya Wangsa,” ujarnya.
Ia juga berharap audiensi ini dapat menjadi jembatan komunikasi antar suku di wilayah Bogor serta menjadi awal dari kerja sama yang erat dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang kondusif dan harmonis.
Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Bogor, Ferdinando Selmi Pardede, bersama Kepala Bidang Kesbao, Tubagus Lucky Surya, menyambut baik audiensi tersebut dan menyampaikan apresiasi atas inisiatif ARS. Ferdinando menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah dan organisasi masyarakat sangat penting dalam mendukung program-program pembangunan yang inklusif.
“Kerja sama dan koordinasi lintas sektor harus terus dikuatkan agar kebutuhan masyarakat dapat dijembatani dengan baik oleh kebijakan dan program pemerintah,” tuturnya.
Audiensi ini diharapkan menjadi awal dari hubungan yang lebih erat antara Bakesbangpol dan Ormas ARS, sebagai bentuk dukungan bersama terhadap pemerintahan yang inklusif, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat Kabupaten Bogor.